Genius News _ Mandaraga Keles
Ambunten Sumenep. Persatuan Alumni Madrasah Tsanawiyah al-Furqan (Permata)
sukses dalam menggelar Perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw. Acara tersebut,
dikemas dengan acara serimonial dan Ceramah Keagamaan oleh K. Wasid. Pelaksanaan
acara yang diletakkan di Aula Yayasa Al-Furqan itu berlangsung meriah dengan
melibatkan seluruh kepala sekolah, para guru, serta siswa-siswi MTs dan MA
al-Furqan.
Acara tersebut, dimulai tepat pada pukul 08:21 WIB. Sampai di tengah acara, lantunan shalawat yang dibacakan oleh Fitri dan kawan-kawannya, menggema dan mampu membuat semua peserta khikmad dalam mendengarkannya.
Adapun perayaan maulid Nabi dan
ceramah keagamaan yang digelar oleh Permata tersebut, berkerjasama dengan Osis MTs,
dan MA al-Furqan. Melibatkan mereka dalam struktur kepanitiaan. Menurut Ketua
Panitia Taufiqurrahman, ia mangaku sangat bahagia dapat berkumpul kembali dalam
suasana Acara Maulid. Karena, sejak ia menjadi alumni, sangat jarang berkumpul
bersama teman-temannya yang saati ini masih berada di bangku pelajar.
“Saya pribadi sungguh bahagia, dapat
berkumpuk kembali dengan para guru dan adik-adik siswa siswi MTs dan MA
al-Furqan, meski hanya beberapa waktu dalam pelaksanaan Peringatan Maulid Nabi
ini. Saya dapat bersyukur, dengan bantuan teman OSIS MTs maupun MA Al-Furqan
acara ini, dapat berjalan dengan sukses,” ungkap alumni asal Beluk Rajah dalam
prakata panitia. (05/01)
Demikian pula menurut Eka, sebagai Perwakilan
Osis MTs dan MA Al-Furqan. Dalam sambutannya, ia sangat berbaga hati dapat terlibat
langsung dalam struktur kepanitiaan maulid Nabi Muhammad SAW. “Tentu kami
sangat bangga bisa bergabung dengan alumni di acara ini, selain kita bisa
bertemu kembali, kami juga dapat belajar dari mereka,” ungkap dalam
sambutannya.
Seluruh rangkaian acara terus
berjalan tanpa hambatan sedikitpun. Sampai tiba dalam sambutan Ketua Umum
Permata, Moh Roychan Fajar. Alumni asal Keles ini, menyampaikan banyak hal
mengenai organisasinya. Ia tak sama sebagaimana dalam prakata panitia di atas,
bahwa acara ini sebagai ajang pelepas rindu.
“Dalam acara maulid ini, tentu tidak
hanya sebagai pelepas rindu antar alumni, guru, dan siswa-siswi. Terlebih daripada
itu moment maulid—layaknya hari ini—harus menjadi ajang atas lahirnya kesadaran
baru dalam diri kita masing-masing, bahwa Nabi Muhammad SAW, pelan tapi pasti
telah mulai kita lupakan dan kita abaika,” ujarnya.
Lebih lanjut, Roy sapaan akrabnya, sangat
menyayangkan, atas hilangnya nilai-nilai keagamaan dalam diri generasi muda. Generasi
hari ini, telah mulai melupakan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah figur yang harus
diteladani. “Meneladani Nabi adalah satu-satunya bukti bahwa kita masih
mengingat dan mencintainya,” jelasnya dalam sambutannya.
(05/01)
(05/01)
Ia juga tidak lupa menyampaikan,
bahwa acara Pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW itu, tak dapat dilepaskan dari
sikap alumni yang selalu dan senantiasa ingin merawat tali silaturrahim alumni,
guru dan para siswa di Madrasah Al-Furqan sebagai bagian dari proses dalam
menimba ilmu pengetahuan.
Pernyataan ini, disambut gembira
oleh pihak Yayasan. Menurut Ali Mufti, dalam sambutannya sebagai perwakilan
Yayasan Al-Furqan ia selalu berharap agar kedepannya, Permata dapat bekerjasama
dengan sinergis dengan pihak lembaga untuk menggagas Madarasah al-Furqan menjadi
lebih baik di masa yang akan datang.
Beberapa menit kemudian, tepat pukul
10:32 WIB, acara serimonial ditutup dengan dilanjutkan oleh Pengajian
Keagamaan. Dalam pengajian tersebut, K. Wasid mampu membuat seluruh audien
hikmad mendengarkannya. [Alfa]